Jumat, 12 Oktober 2012

Strategi Pemasaran


TEKNIK DAN STRATEGI PEMASARAN
A.     Latar Belakang
Perkembangan dunia bisnis saat ini semakin pesat, sehingga persaingan usaha jugasemakin ketat, hal ini disebabkan karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kondisi ini mendorong para pelaku bisnis untuk memproduksi barang atau jasa. Selain dari mendirikaan perusahaan, para pengusaha juga berkopetensi agar perusahaannya tetap hidup, tumbuh, dan berkembang. Pernyataan ini tentunya sangat erat kaitanya dengan tujuan perusahaan. Tujuan perusahaan pada dasarnya untung mencarai laba/ keuntu ngan yang maksimal dengan memanfaatlkan sumber daya dan kemampuan yang tersedia, sehingga dalam upaya dalam memncapai satu tujuan tersebut perusahaan harus memperkenalkan produk yang dihasilkan kepada konsumen melalui kegiatan pemasaran dengan meningkatkan promosi, kualitas, distribusi serta pelayanan untuk memberikan kepuasan pada konsumen.
Pemasarn merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk melangsungkan kelangsungan hidupnya, berkembang, dan mendapatkan laba. Teknik dan strategi pemasaran adalah faktor yang sangat penting dalam siklus permulaan. Perusahaan harus mengidentifikasi kebutuhan konsumen untuk mengetahui informasi pasar yang ada. Data yang tersedia akan menjadi sumber informasi penting untuk menyusun strategi yang tepat.
Secara umum, penentuaan strategi yang tepat bagi perusahaan yang dimulai dengan mengenali peluang dan ancaman yang terkandung dalam lingkungan eksternal serta memahami kekuatan dan kelemahan pada aspek internal perusahaan. Dengan demikian, perusahaan mampu bersaing dan mencapai tujuan secara efektif dan efisien. 

B. Strategi Pemasaran
1.      Strategi Pemasaran dan Tujuan Perusahaan
Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk tetap dapat hidup dan berkembang, tyujuan tersebutdapatdicapai melalui usaha mempertahankan dan meningkatkan tingkat keuntungan atau laba perusahaan. Usaha ini hanya dapat dilakukan apabila perusahaan dapat mempertahankan dan meningkatkan penjualanya, melalui usaha mencari dan membina langganan, serta usaha menguasai pasar. Tujuan ini hanya dapat dicapai apabila bagian pemasaran perusahaan melakukan strategi yang mantap untuk dapat menggunakan kesempatan atau peluang yang ada dalam pemasaran, sehingga posisi kedudukan perusahaan dipasar dapat dipertahankan dan sekaligus ditingkatkan.
Strategi pemasaran pada dasarnya adalah rencana yang menyeluruh, terpadu dan menyatu di bidang pemasaran, yang memberikan panduan tentang kegiatan yang akan dijalankan untuk dapat tecapainya tujuan pemasaran suatu perusahaan. Dengan kata lain strategi pemasaran adalah serangkaiaan tujuan dan sasaran kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada uaha–usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu,  pada masing-masing tingkatan dan acuan serta alokasinya, terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan persaingan yang selalu berubah. Oleh karena itu,  penentuaan strategi pemasaran harus didasarkan atas analisis lingkungan dan internal perusahaan melalui analisis keunggulan dan kelemahan perusahaan, serta analisis kesempatan dan ancaman yang dihadapi perusahaan dari lingkunganya. Disamping itu strategi pemasaran yang telah ditetapkan dan dijalankan, harus dinilai kembali, apakah masih sesuai dengan keadaan atau kondisi pada saat ini. Penilaiaan atau evaluasi ini menggunakan analisis keunggulan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman. Hasil penilaian atau evaluasi ini digunakan sebagai dasar untuk menentukan apakah strategi yang sedang dijalankan perlu di ubah, sekaligus digunakan sebgai landasan untuk menyusun atau menentukan strategi yang akan dijalankan pada masa yang akan datang.
2.      Stategi Umum  dan Menyeluruh Pemasaran
Dalam proses pemasaran, tahap pertama yang dilakukan adalah menganalisis kesempatan atau peluang  pasar yang dapat dimanfaatkan dalam usaha yang dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuanya. Kesempatan atau pelauang pasar ini harus dipertimbangkan dan diseleksi untuk memilih mana yang relevan dengan tujuan perusahaan. Tahap kedua adalah penentuaan sasaran pasar, yang akan dilayani oleh perusahaan. Suatu perusahaan akan sulit sekali untuk melayani seluruh pasar yang ada, karena setiap pasar terdiri dari kelompok konsumen yang berbeda, kebutuhan dan keinginan yang berbeda serta kebiasaan dan reaksi yang berbeda pula. Oleh karena itu, untuk dapat melayani kebutuhan dan keinginan konsumen dari pasarnya sesuai dengan kemampuan perusahaan, maka perusahaan perlu menentukan segmentasi pasar dan menetapkan segmen pasar yang mana yang akan dilayani sebagai sasaran pasar.
Tahap ketiga dari proses pemasaran ini adalah memulai kedudukan dan menetapkan strategi peningkatan posisi atau kedudukan perusahaan dalam persaingan pada sasaran pasar yang dilayani. Bila telah diketahui posisi produk dari perusahaan saingan, maka perusahaan dapat memilih salah satu dari dua pilihan keputusan berikut, yaitu:
  1.   Memilih produk yang sama dengan saingan dan bersaing dalam menghadapi langganan yang menghendaki atau menginginkan produk tersebut.
  2. Memilih produk yang lain yang belum ada dipasaran.
Ada sembilan strategi yang dapat dijalankan dalam menghadapi saingan diferensiasi harga dan mutu atau kualitas, yaitu:
  1.  Kualitas tinggi dan harga tinggi, disebut Strategi Premium
  2. Kualitas tinggi dan harga sedang atau menengah, disebut Strategi Penetrasi.
  3. Kualitas tinggi dan harga murah, disebut Strategi Superbargain.
  4. Kualitas menengah dan harga tinggi, disebut Strategi Over-pricing
  5. Kualitas menengah dan harga sedang atau menengah, disebut Strategi Kualitas atau mutu rata-rata.
  6. Kualitas menengah dan harga murah, disebut Strategi Bergain.
  7. Kualitas rendah dan harga tinggi, disebut strategi Pukul dan Lari (Hit and Run).
  8. Kualitas rendah dan harga sedang/menengah, disebut Strategi Barang-barang Tiruan/Palsu.
  9. Kualitas rendah dan harga murah, disebut Strategi Barang-barang Murah.
Tahap keempat dari proses pemasaran adalah mengembangkan sistem pemasaran dalam perusahaan. Tahap kelima dari proses pemasaran ini adalah mengembangkan rencana pemasaran. Usaha pengembangan ini diperlukan karena keberhasilan perusahaan terletak pada kualitas rencana pemasaran yang bersifat jangka panjang dan jangka pendek yang diperlukan untuk mengarahkan kegiatan untuk mencapai sasaran pasar. Tahap keenam dari proses pemasaran adalah menerapkan atau melaksanakan rencana pemasaran yang telah disusun dan mengendalikanya. Penerapan atau pelaksanakan rencana harus mempertimbangkan situasi dan kondisi pada saat itu, sehingga perlu lebih mempunyai taktik yang dijalankan, dan untuk keberhasilanya taktik yang dijalankan dapat berbeda antara satu saat/waktu dengan saat/waktu lainya, serta dapat berbeda pula antara satu daerah/wilayah dengan daerah/wilayah pemasaran lainya.
2.1.Strategi Sasaran Pasar
Kegiatan pemasaran hendaknya diarahkan kepada sasaran pasar yang dituju,sehingga dapat berhasil mencapai tujuan yang diharapkan.Pertama-pertama yang harus dilakukan adalah penentuan sasaran  pasar.sasaran pasar dapat ditentukan apabila pimpinan perusahaan atau bagian/bidang pemasaran telah melakukan segmentasi pasar dari produk yang di pasarkan terlebih dahulu.Penentuan sasaran pasar ini penting karena suatu perusahaanyang memutuskan untuk beroperasi dalam beberapa pasar,apakah pasar konsumen,pasar industri/produsen,pasar pedagang atau pemerintah.sebenarnya mengetahui bahwa perusahaan ini tidak dapat melayani seluruh langganan dipasar itu.
Perusahaan dalam menetapkan sasaran pasar,terlebih dahulu melakukan segmen tasi pasar, dan dengan diterapkannya sasarn pasar,perusahaan dapat mengembangkan posisi/kedudukan produknya disetiap sasaran pasar sekaligus dengan mengembangkan acuan pemasaran(marketing mix) untuk setiap sasaran pasar tersebut.proses yang dilakukan dalam hal ini adalah :
1.      Identifikasi basis untuk mensegmentasi pasar.
2.      Mengembangkan profiles dari segmen pasar yang dihasilkan
3.      Mengembangkan ukuran/kriteria dari daya tarik segmen pasar yang ada
4.      Memilih segmen pasar sasaran
5.      Mengembangkan posisi produk untuk setiap segmen pasar sasaran
6.      Mengembangkan acuan pemasaran(Marketing Mix) untuk setiap segmen pasar sasaran itu.
Sasaran pasar adalah suatu kelompok konsumen yang agak homogen, keapada  siapa perusahaan ingin melakukan pendekatan untuk dapat menarik(appeal)dan membeli produk yang dipasarkan.Penentuan produk apa yang akan diproduksi dan dipasarkan oleh suatu perusahaan tidak hanya didasarkan pada jenis kebutuhan yang akan dipenuhi,tetapi jaga didasarkan pada kebutuhan kelompok konsumen mana yang akan dipenuhi.
Langkah yang dilakukan dalam penentuan sasaran pasar adalah pertama-tama menilai laba potensial dari berbagai segmen pasar.Dalam rangka ini perusahaan harus dapat memperbaiki besarnya penjualan yang dapat dicapai dan biaya yang timbul dalam pemasaran produk tersebut untuk segmen pasar itu.Langakah kedua  adalah menganalisis lebih mendalam tentang kesempatan ynag dapat diperoleh perusahaan didalam segmen pasar itu,serta kemampuan perusahaan dalam melayaninya.langakah berikutnya adalah mengkaji kemungkinan berhasinya perusahaan menguasai dan mencapai sasaran pasar dari segemen-segmen tersebut,melalui penilaian strategi pemasaran yang mungkin dijalankan dan penyiapan sarana  yang dibutuhkan dan dapat dilakukan perusahaan.
            Penetapan strategi sasaran pasar merupakan hasil perkembangan terakhirdari pendekatan atau pandangan pimpinan perusahaan dalam memasarkan produknya. Terdapat perkembangan pandangan atau pendekatan dari para pimpinan perusahaan dan pemasaran khususnya, yaitu melalui tiga tahapan sebagai berikut:
  1. Pemasaran massal; penjual melakukan produksi secara besar-besaran  dengan distribusi massal dan mempromosikan secara massal sat produk untuk seluruh pembeli.
  2. Pemasaran dengan diferensiasi produk; penjual menghasilkan dan memsarkan dua atu produk dengan perbedaan penampilan, gaya, mutu, ukuran, dan sebagainya.
  3. Pemasaran sasaran; penjual atau produsen membedakan dianatara banyak segmen pasar, memilih satu atau lebih diantara segmen pasar tersebut sebagai sasaran pasar.
2.2.Strategi Umum Pemasaran
Dalam hubungan strategi pemasaran secara umum ini, dapat dibedakan tiga jenisstrategi pemasaran yang dapat ditempuhperusahaan, yaitu:
  1. Strategi pemasaran yang tidak membeda-bedakan pasar. Dengan strategi ini, perusahaan menganggap pasar sebagai suatu keseluruhan, sehingga perusahaan hanya memperhatikan kebutuhan komsumen secara umum.
  2. Strategi yang membeda-bedakan pasar. Dengan strategi ini, perusahaan hanya melayani kebutuhan beberapa kelompok konsumen tertentu dengan jenis produk tertentu pula.
  3. Strategi pemasaran yang terkonsentrasi. Dengan strategi ini, perusahaan mengkhususkan pemasaran produknya dalam beberapa segmen pasar, dengan pertimbangan keterbatasan sumber daya perusahaan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar